Harian Masyarakat – Ibadah umrah kini memasuki babak baru. Pemerintah Indonesia resmi melegalkan pelaksanaan umrah mandiri. Kebijakan ini disahkan lewat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Sebelumnya, masyarakat Indonesia hanya bisa berangkat melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang terdaftar di Kementerian Agama. Kini, lewat aturan baru, jamaah bisa mengatur sendiri seluruh kebutuhan perjalanan: mulai dari tiket, hotel, hingga visa.
Namun, kebijakan ini memunculkan dua sisi berbeda. Di satu sisi memberi kebebasan dan efisiensi. Di sisi lain menuntut tanggung jawab dan kesiapan lebih besar dari jamaah.
Biaya Umrah Lewat Travel Tahun 2025

Menurut Kementerian Agama (Kemenag), biaya ideal umrah tahun 2025 berada di kisaran Rp23 juta sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1021 Tahun 2023 dan PMA Nomor 6 Tahun 2021.
Harga ini digunakan sebagai acuan bagi biro travel agar layanan tetap sesuai standar dan jamaah terlindungi dari penawaran murah yang berisiko.
Hasil penelusuran menunjukkan:
- Paket reguler: Rp24–29 juta, durasi 9–11 hari
- Paket premium: Rp28–39 juta, biasanya termasuk wisata religi ke Turki, Mesir, atau Dubai
- Paket spesial (Ramadan, Muharram, Jumat): mulai Rp32 juta hingga hampir Rp100 juta untuk fasilitas mewah
Biaya bisa berubah tergantung kurs dolar, kebijakan maskapai, dan harga hotel di Arab Saudi.
Kelebihan menggunakan travel adalah seluruh urusan administrasi sudah diatur: visa, transportasi lokal, konsumsi, dan jadwal ibadah. Kekurangannya, jamaah harus mengikuti jadwal dan pilihan hotel yang sudah ditetapkan penyelenggara.
Biaya Umrah Mandiri Tahun 2025

Bagi yang ingin lebih bebas, umrah mandiri kini menjadi pilihan. Jamaah bisa memilih maskapai, waktu keberangkatan, dan penginapan sesuai anggaran.
Namun, semua harus diurus sendiri. Berikut perkiraan biayanya:
- Tiket pesawat pulang-pergi: sekitar Rp16 juta (sekitar Rp8 juta per penerbangan)
- Akomodasi: Rp500 ribu per malam × 5 malam = Rp2,5 juta
- Transportasi lokal: sekitar Rp3 juta
- Konsumsi: sekitar Rp3 juta
- Visa dan paspor: Rp3–3,5 juta
Total biaya umrah mandiri diperkirakan sekitar Rp28 juta.
Biaya bisa ditekan jika memilih waktu low season, maskapai berbiaya rendah, atau berbagi penginapan dengan rekan perjalanan.
Namun, jamaah wajib memahami seluruh prosedur perjalanan dan aturan di Arab Saudi. Tanpa pendampingan resmi, risiko salah urus dokumen, kehilangan barang, atau kesulitan logistik bisa meningkat.
Fleksibilitas vs Keamanan
Perbandingan keduanya jelas.
- Travel agent: lebih aman dan praktis, semua diurus, tapi jadwal dan pilihan terbatas.
- Umrah mandiri: lebih bebas dan personal, tapi semua urusan harus disiapkan sendiri.
Jika Anda ingin kenyamanan, keamanan, dan pendampingan penuh, travel agent tetap pilihan terbaik. Tapi jika Anda ingin kontrol penuh atas perjalanan dan anggaran, umrah mandiri bisa menjadi alternatif menarik.
Yang terpenting, pahami kemampuan diri dan persiapkan segala sesuatunya dengan matang. Pastikan dokumen lengkap, informasi akurat, dan dana cukup. Kini pilihan di tangan Anda: ingin berangkat dengan layanan penuh atau menempuh jalan mandiri menuju Tanah Suci.















