spot_img

Duga Aliran Uang Iklan Bank BJB Libatkan Lebih dari Satu Perempuan, KPK: Peluang Panggil Aura Kasih

Harian Masyarakat – Pintu penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB terus melebar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi aliran uang yang tidak sederhana. Nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut terseret sebagai saksi. Penyidik menduga ada lebih dari satu perempuan yang terkait dengan aliran dana tersebut.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Ia menyebut penyidik masih mendalami ke mana saja uang hasil dugaan korupsi itu mengalir.

“Mungkin ada. Ini masih terus didalami alirannya ke mana saja,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.

Budi menegaskan KPK belum bisa membuka detailnya ke publik. Penyidikan masih berjalan. Informasi akan disampaikan bertahap dan transparan.

Dugaan Libatkan Lebih dari Satu Perempuan

Dalam perkembangan terbaru, KPK membuka peluang adanya lebih dari satu perempuan yang terkait dengan Ridwan Kamil dalam perkara ini. Dugaan tersebut berkaitan dengan penelusuran aliran uang hasil proyek iklan Bank BJB.

KPK menegaskan pendalaman masih berlangsung. Penyidik mengikuti jejak transaksi dan hubungan antar pihak.

Budi Prasetyo menekankan publik perlu menunggu hasil penyidikan. KPK akan menyampaikan perkembangan secara berkala.

Peluang Pemanggilan Pihak Lain

KPK juga merespons kemungkinan pemanggilan penyanyi Aura Kasih. Hal ini muncul setelah Ridwan Kamil diperiksa sebagai saksi.

“Tentu semua terbuka kemungkinan bagi KPK untuk memanggil siapa saja yang diduga mengetahui ataupun diduga mendapatkan aliran uang yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di Bank BJB ini,” ujar Budi Prasetyo.

Namun KPK menegaskan pemanggilan saksi tidak dilakukan sembarangan. Penyidik harus memiliki informasi atau bukti awal.

“Tentu berbasis pada informasi ataupun bukti awal yang kemudian menjadi basis penyidik untuk meminta keterangan kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui terkait dengan konstruksi perkara maupun terkait dengan aliran-aliran uang tersebut,” jelas Budi.

Hingga kini, KPK belum memastikan siapa saja pihak tambahan yang akan dipanggil.

KPK memastikan penyidikan kasus Bank BJB terus berlanjut. Fokus utama saat ini adalah membongkar aliran dana. Penyidik menelusuri siapa saja penerima uang dan bagaimana skema pengadaannya dijalankan.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news