spot_img

Proyek “Sampah Jadi Listrik” Resmi Dimulai 6 November, Danantara Gelar Tender di 7 Kota Besar

Harian MasyarakatPT Danantara Investment Management (Persero) akan memulai tender proyek waste to energy atau pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) pada 6 November 2025. Proyek ini menjadi tahap awal dari rencana pengembangan di 33 kota di seluruh Indonesia.

Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade Hadiwidjaja, menyebut tujuh wilayah yang masuk tahap pertama adalah Bali, Yogyakarta, Bogor Raya, Tangerang Raya, Kota Semarang, Bekasi Raya, dan Medan Raya.

Setiap proyek memiliki nilai investasi Rp 2,3–3,2 triliun dengan kapasitas pengolahan lebih dari 1.000 ton sampah per hari. Teknologi yang digunakan berfokus pada sistem tertutup dan ramah lingkungan sesuai Perpres No. 109 Tahun 2025.

WhatsApp Image 2025 09 30 at 14.15.53

Danantara telah menetapkan 24 perusahaan asing dalam Daftar Penyedia Terpilih (DPT). Pemenang tender wajib membentuk konsorsium dengan mitra lokal seperti BUMN, BUMD, atau sektor swasta nasional.

Menurut Stefanus, tender serentak ini dilakukan untuk memastikan pembagian proyek yang adil dan mencegah monopoli.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendukung program ini sebagai langkah menuju ekonomi hijau.
“Sampah jadi listrik, ekonomi jadi hijau. Dari sampah kita hasilkan energi, dari energi tumbuh kesejahteraan,” ujarnya.

Program Waste to Energy ini diharapkan menjadi solusi nasional dalam mengurangi timbunan sampah perkotaan sekaligus memperkuat ketahanan energi bersih Indonesia.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news