spot_img

BBM Libur Nataru Aman Total: Strategi Jumbo Pertamina Kerek Stok hingga 23 Hari

Harian Masyarakat | Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah dan Pertamina Patra Niaga menyampaikan kondisi pasokan BBM dan LPG berada pada level aman. Seluruh lembaga terkait memaparkan laporan stok, distribusi, dan kesiapan operasional dalam rapat bersama Komisi XII dan Komisi VII DPR. Data yang disampaikan menunjukkan peningkatan stok nasional, langkah penebalan pasokan, serta penguatan armada distribusi.

Stok Nasional Naik sampai 23 Hari

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyatakan stok BBM nasional pada 24 November berada di 20,2 hari. Perusahaan menargetkan kenaikan stok menjadi 22 sampai 23 hari pada akhir November. Peningkatan berasal dari dua sumber utama:

  • produksi kilang dalam negeri
  • tambahan impor untuk jenis tertentu
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra

Kilang Cilacap dan Kilang Balongan menjadi penopang utama tambahan produksi Pertamax Turbo. Produk Pertalite juga dipertebal dengan kombinasi produksi domestik dan impor.

Pertalite mendapat tambahan volume 1,4 juta kiloliter untuk kebutuhan Nataru. Langkah ini bertujuan menjaga ketahanan pasokan di atas 21 hari.

Rincian Kuota dan Ketersediaan BBM

BPH Migas melaporkan posisi kuota dan realisasi BBM hingga akhir Desember sebagai berikut:

  • Pertalite: kuota nasional 31,13 juta kiloliter. Realisasi diproyeksikan 90,43 persen sehingga tersisa cadangan 9,57 persen.
  • Biosolar: realisasi per 20 November mencapai 98,14 persen dengan sisa stok 1,86 persen dari total 18,69 kiloliter.
  • Minyak tanah: realisasi 97,06 persen dengan stok 2,94 persen untuk wilayah yang belum beralih ke LPG.

BPH Migas mencatat peningkatan stok nasional dari 18 hari (data 21 November) menjadi 21,08 hari pada 23 November akibat percepatan suplai yang dilakukan Pertamina Patra Niaga.

harga bbm pertamina shell vivo bp

Distribusi Diperkokoh Total

Pertamina Patra Niaga menyiapkan paket langkah distribusi untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas Nataru. Strategi yang dijalankan meliputi:

  • tambahan armada kapal antar pulau
  • 346 mobil tangki tambahan
  • mobil tangki kantong di wilayah tertentu agar pengisian ke SPBU lebih cepat
  • terminal BBM beroperasi hingga akhir pekan
  • 1.800 SPBU dibuka 24 jam mulai pertengahan Desember
  • tambahan awak mobil tangki sebagai personel cadangan

Targetnya memastikan suplai mengalir stabil dari depot ke SPBU tanpa hambatan.

Pemulihan Distribusi di Daerah

Komisi XII DPR menegaskan bahwa keterlambatan distribusi yang terjadi di beberapa daerah pada pekan sebelumnya telah ditangani. Ketua Komisi XII Bambang Patijaya menyampaikan seluruh pemangku kepentingan melaporkan pemulihan penuh.

“Pelayanan BBM enggak ada masalah. Barangnya ada. BBM nasional dijamin aman,” ujarnya.

Komisi XII juga meminta laporan teknis terkait relaksasi kuota antarwilayah. BPH Migas menjelaskan mekanisme relaksasi memungkinkan penyesuaian kuota agar penyaluran lebih sesuai kebutuhan tiap kabupaten dan kota.

Ketua Komisi XII, Bambang Patijaya
Ketua Komisi XII, Bambang Patijaya

Pengawasan dan Satgas Nataru

BPH Migas mengumumkan Posko Satgas Nataru dibuka lebih awal dan berlangsung lebih panjang. Jarak antara Natal 2025 dan Idulfitri 2026 yang dekat menjadi alasan pengawasan stok diperketat sejak akhir tahun.

Pengawasan kualitas BBM dilakukan rutin bersama Lemigas dan Pertamina. Termasuk klarifikasi isu BBM bercampur air yang terbukti tidak benar setelah pemeriksaan lapangan.

Kesiapan Tambahan untuk LPG

Pertamina Patra Niaga memastikan LPG berada dalam kondisi aman. Stok elpiji diperkuat beriringan dengan peningkatan BBM. Terminal dan armada distribusi LPG disiagakan agar pasokan tidak terganggu selama periode liburan panjang.

Data yang dipaparkan pemerintah, Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas menunjukkan kesiapan pasokan untuk menghadapi puncak mobilitas Nataru 2025–2026. Stok yang terus meningkat, tambahan impor, penguatan produksi kilang, dan distribusi yang diperkuat menjadi fondasi utama pasokan yang stabil. Seluruh lembaga menegaskan bahwa BBM dan LPG untuk masyarakat berada dalam kondisi aman.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news