spot_img

Calon Pelatih Timnas Indonesia Dikerucutkan Jadi 2 Nama, Diumumkan Bulan Depan

Harian Masyarakat | PSSI menargetkan pengumuman pelatih baru Timnas Indonesia paling lambat bulan depan. Federasi mengarahkan penunjukan ini untuk misi jangka panjang. Targetnya jelas. Indonesia berusaha lolos ke Piala Dunia 2030.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Endri Erawan, menyebut target tersebut datang langsung dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Ketua Badan Tim Nasional Sumardji. Karena itu, PSSI mencari pelatih dengan rekam jejak kuat dan kesiapan penuh.

“Target kita tidak main-main. Kita ingin berusaha lolos ke Piala Dunia 2030. Karena itu kita harus cari pelatih yang kompeten, punya jejak karier bagus, dan yang terpenting well prepared,” kata Endri dalam jumpa pers di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa, 16 Desember 2025.

Dua Kandidat Tersisa dari Lima Nama

PSSI kini mengantongi dua kandidat terkuat. Proses seleksi dilakukan melalui wawancara langsung di Eropa terhadap lima calon pelatih. Dari lima undangan, hanya empat kandidat yang hadir.

Wawancara dilakukan oleh tim kecil PSSI yang terdiri dari Endri Erawan, anggota Exco PSSI Muhammad, Direktur Teknik Alexander Zwiers, serta Penasihat Teknik Jordi Cruyff. Setiap kandidat menjalani wawancara selama sekitar dua hingga dua setengah jam.

“Tujuan interview itu untuk menggali kesiapan calon pelatih, apakah mereka bersedia all out atau tidak di timnas Indonesia,” ujar Endri.

Hasil wawancara kemudian dilaporkan kepada Ketua Umum PSSI sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan.

Evaluasi Kegagalan Piala Dunia 2026

PSSI menegaskan proses seleksi kali ini dilakukan lebih ketat. Federasi tidak ingin mengulang kegagalan sebelumnya. Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 bersama pelatih Patrick Kluivert.

“Kami tidak ingin beli kucing dalam karung. Kami ingin pelatih terbaik yang betul-betul hatinya untuk Indonesia, karena kami tidak mau terjadi kejadian kurang baik seperti sebelumnya,” kata Endri.

Metode seleksi melalui wawancara ini meniru proses saat PSSI menunjuk Shin Tae-yong pada awal 2020. PSSI menilai pendekatan tersebut perlu diulang agar keputusan lebih matang.

Pelatih Diminta All Out dan Tinggal di Indonesia

Selain tuntutan prestasi, PSSI menetapkan syarat komitmen penuh. Calon pelatih diminta siap bekerja penuh waktu bersama timnas Indonesia.

PSSI juga berharap pelatih baru mau tinggal di Indonesia. Tujuannya untuk mendukung pengembangan sepak bola nasional melalui transfer pengetahuan kepada pelatih lokal.

“Kalau perlu pindah dan tinggal di Indonesia. Harapan kami, pelatih yang dipilih nantinya harus memberi kontribusi kepada pelatih-pelatih lokal,” ujar Endri.

Rapat Exco Digelar Usai SEA Games 2025

Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, memastikan keputusan akhir akan ditentukan melalui rapat Exco PSSI. Rapat tersebut dijadwalkan setelah SEA Games 2025 di Thailand berakhir.

Sumardji menjelaskan penundaan rapat dilakukan untuk menyesuaikan agenda Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang masih fokus mendampingi kontingen Indonesia di SEA Games serta menjalankan tugas sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

“Dari penyampaian dan informasi yang laporan yang saya terima mengerucut ke dua nama. Dari dua nama ini akan dibawa ke rapat Exco,” kata Sumardji dalam konferensi pers, Selasa, 16 Desember 2025.

Pelatih Senior Merangkap Timnas U-23

PSSI juga memastikan pelatih timnas senior yang terpilih nantinya akan merangkap sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23. Skema ini disiapkan untuk menjaga kesinambungan pembinaan tim nasional.

Dengan dua nama yang tersisa dan proses seleksi yang memasuki tahap akhir, PSSI menargetkan pengumuman resmi dilakukan bulan ini atau paling lambat bulan depan. Publik kini menunggu siapa sosok yang akan dipercaya memimpin Timnas Indonesia menuju target Piala Dunia 2030.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news