Harian Masyarakat | Donald Glover, aktor dan musisi yang dikenal sebagai Childish Gambino, mengungkap pengalaman medis yang selama ini ia sembunyikan. Pengakuan itu ia sampaikan saat tampil di festival Camp Flog Gnaw di Los Angeles. Ia mengatakan bahwa dirinya mengalami stroke tahun lalu pada masa tur dunia yang akhirnya batal.
Glover, 42 tahun, awalnya hanya menyebut sedang mengalami “ailment”. Ia tetap naik panggung di Louisiana meski merasakan sakit kepala berat dan penglihatan yang memburuk. Saat sampai di Houston, ia memutuskan untuk menjalani pemeriksaan. Dokter kemudian menyampaikan kabar yang tidak ia duga. “You had a stroke,” kata dokter tersebut menurut penuturan Glover.
Ia mengatakan bahwa ia langsung merasa bersalah kepada penggemarnya. Ia bahkan menyebut belum bisa memenuhi janjinya untuk tampil di Irlandia. Selain stroke, dokter juga menemukan lubang di jantung yang memaksanya menjalani dua operasi. Pada kesempatan itu ia duduk di panggung sambil berbicara tenang, seperti terlihat dalam video yang beredar di media sosial.
Glover juga sempat bercanda dengan menyebut dirinya “menyalip Jamie Foxx”, merujuk pada kondisi serupa yang dialami aktor itu pada 2023. Namun, nada bicaranya berubah ketika ia menceritakan ketakutan dan rasa bersalah saat mengetahui kondisi sebenarnya. “You got one life, guys,” ujarnya. Ia menyebut hidupnya bersama para penggemar sebagai sebuah berkah.
Tur dunia yang awalnya direncanakan menjadi perpisahan dengan nama panggung Childish Gambino terpaksa ia hentikan. Ia semula menunda jadwal tampil di Amerika Serikat, lalu membatalkan seluruh pertunjukan di Inggris, Eropa, dan Australia. Dalam pernyataannya waktu itu ia menulis bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.

Apa yang Terjadi Saat Stroke?
Pengalaman Glover memperlihatkan bahwa stroke dapat menyerang tanpa diduga. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Tanpa pasokan oksigen dan nutrisi, sel otak mulai mati dalam hitungan menit.
Ada dua jenis stroke.
- Iskemik. Disebabkan penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah karena bekuan darah atau penumpukan plak.
- Hemoragik. Terjadi ketika pembuluh darah otak pecah dan menyebabkan perdarahan.
Keduanya sama-sama berbahaya. Stroke dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan bicara, hilang ingatan, gangguan keseimbangan, perubahan perilaku, hingga kematian.
WHO mencatat stroke sebagai penyebab kematian nomor dua di dunia. Risiko seumur hidup meningkat seiring bertambahnya usia dan pola hidup yang tidak sehat. Namun stroke dapat terjadi pada siapa saja, termasuk orang aktif dan produktif seperti Glover.
Tanda Awal dan Peringatan Stroke
Beberapa gejala stroke sering muncul mendadak. Banyak orang mengira sakit kepala atau pusing hanya masalah ringan. Padahal, beberapa tanda bisa muncul beberapa hari sebelum serangan terjadi, terutama pada mini stroke atau TIA (transient ischemic attack).
Berikut tanda awal yang sering terjadi.
1. Sakit kepala mendadak
Sakit kepala berat yang muncul tiba-tiba. Bisa disertai mual, muntah, pusing, atau perubahan kesadaran.
2. Gangguan bicara
Bicara menjadi cadel, sulit mengucapkan kata, atau tidak memahami ucapan orang lain.
3. Kelemahan atau mati rasa pada anggota tubuh
Biasanya terjadi pada satu sisi tubuh. Wajah bisa tampak menurun saat tersenyum. Lengan sulit diangkat.
4. Gangguan penglihatan
Penglihatan mendadak kabur, ganda, atau hilang pada satu atau kedua mata.
5. Gangguan keseimbangan
Tubuh terasa goyah, sulit berjalan, atau tiba-tiba jatuh.
6. Mati rasa sebagian tubuh
Muncul tiba-tiba dan terasa tidak biasa.
Tanda-tanda ini sering kali berlangsung singkat, terutama pada TIA. Namun, kondisi ini tetap darurat medis.
Metode FAST untuk Mengenali Stroke
Metode FAST membantu mengenali gejala utama dengan cepat.
F – Face
Wajah terlihat menurun pada satu sisi ketika tersenyum.
A – Arm
Salah satu lengan sulit diangkat.
S – Speech
Bicara tidak jelas atau sulit memahami perkataan.
T – Time
Segera cari bantuan medis. Waktu sangat penting.
Bila salah satu gejala di atas muncul meski hanya beberapa detik, penanganan harus segera dilakukan.
Mengapa Penanganan Cepat Sangat Penting?
Sel otak mulai mati dalam hitungan menit. Penanganan dalam 4,5 jam pertama memberikan peluang pemulihan lebih besar. Dokter dapat memberikan rtPA untuk melancarkan sumbatan pada stroke iskemik atau melakukan tindakan bedah pada kasus perdarahan.
Semakin cepat penanganan, semakin kecil risiko kecacatan jangka panjang.
Risiko dan Komplikasi
Stroke dapat menimbulkan beberapa komplikasi.
- Kelumpuhan.
- Kesulitan bicara atau menelan.
- Gangguan ingatan dan kognisi.
- Perubahan emosi.
- Mati rasa atau kesemutan.
Komplikasi dapat bersifat sementara atau permanen, tergantung seberapa cepat penderita ditangani.
Cara Mencegah
Pencegahan terutama berkaitan dengan gaya hidup.
- Menjaga berat badan ideal.
- Berhenti merokok.
- Mengontrol tekanan darah dan kolesterol.
- Mengonsumsi makanan sehat.
- Rutin berolahraga.
- Memeriksakan kesehatan secara berkala.
Orang dengan riwayat keluarga, hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung perlu lebih waspada.
Pelajaran dari Kasus Donald Glover
Pengalaman Glover menunjukkan bahwa sakit kepala mendadak dan gangguan penglihatan tidak boleh diabaikan. Ia tetap tampil di panggung meski tubuh memberikan sinyal bahaya. Baru setelah penglihatan semakin kabur, ia memutuskan ke rumah sakit. Di sanalah ia mengetahui telah mengalami stroke dan memiliki masalah jantung yang memerlukan dua operasi.
Banyak orang mungkin melakukan hal serupa. Mengabaikan gejala demi pekerjaan atau aktivitas. Padahal gejala sekecil apa pun dapat menjadi pertanda kondisi serius.
Glover menutup pengakuannya dengan refleksi tentang hidup. “They say everybody has two lives and the second life starts when you realize you have one.” Kalimat ini ia ucapkan setelah melalui masa yang memaksanya berhenti dan memikirkan ulang prioritasnya.
Stroke bukan hanya menyerang orang tua atau penderita penyakit tertentu. Kasus Donald Glover memperlihatkan bahwa gangguan kecil yang dianggap sepele bisa menjadi tanda awal kondisi yang mengancam nyawa.
Mengenali gejalanya membantu mempercepat penanganan. Ingat metode FAST. Jika wajah menurun, lengan melemah, atau bicara tidak jelas, segera cari bantuan medis.
Waktu menentukan seberapa besar peluang seseorang pulih tanpa komplikasi. Mengenali tanda awal stroke dapat menyelamatkan nyawa.















