spot_img

Garuda Indonesia Dapat Suntikan Dana Rp23,67 Triliun untuk Perkuat Operasional dan Transformasi

Harian MasyarakatPT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi menerima penyertaan modal sebesar Rp23,67 triliun dari PT Danantara Asset Management (Persero) melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).

Dana tersebut terdiri dari Rp17,02 triliun setoran tunai dan Rp6,65 triliun konversi utang pemegang saham. Keputusan ini disetujui dalam RUPSLB di Gedung Manajemen Garuda Indonesia, Tangerang, Rabu (12/11/2025).

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menyebut langkah ini bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat struktur keuangan dan mempercepat transformasi Garuda Indonesia Group. Sekitar Rp8,7 triliun akan digunakan untuk modal kerja dan perawatan pesawat, sedangkan Rp14,9 triliun dialokasikan untuk Citilink, termasuk pelunasan utang bahan bakar kepada Pertamina.

Penyertaan modal ini dilakukan melalui penerbitan 315,61 miliar lembar saham Seri D dengan harga Rp75 per saham. Langkah ini memastikan maskapai ini tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia dan memperkuat posisi keuangannya untuk mempercepat transformasi jangka panjang.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, menegaskan bahwa momentum ini menjadi awal baru untuk mempercepat transformasi di seluruh lini bisnis.
“Dengan dukungan permodalan yang solid, kami akan berfokus pada tata kelola operasional yang lebih efektif, optimalisasi jaringan penerbangan, serta peningkatan kualitas layanan yang berorientasi pada pengalaman pelanggan,” jelasnya.

Dengan struktur modal yang lebih sehat, diharapkan bisa menjaga keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan kinerja operasional di tengah dinamika industri penerbangan global.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news