spot_img

Lebih dari Satu Dekade Usai Fukushima, Jepang Hidupkan Lagi Pembangkit Nuklir Terbesar di Dunia

Harian MasyarakatOtoritas Prefektur Niigata, Jepang, diperkirakan menyetujui pengaktifan kembali PLTN Kashiwazaki-Kariwa pada Senin, 22 Desember 2025. Jika disetujui, pembangkit terbesar di dunia ini akan kembali beroperasi setelah ditutup sejak bencana Fukushima 2011.

PLTN milik Tokyo Electric Power Co. atau TEPCO itu memiliki tujuh reaktor. Tahap awal direncanakan menyalakan satu reaktor pada 20 Januari 2026, meski jadwal belum dipastikan. Satu reaktor diperkirakan menambah pasokan listrik wilayah Tokyo sekitar 2 persen.

Langkah ini menjadi simbol kembalinya Jepang ke energi nuklir di tengah tekanan kebutuhan listrik dan mahalnya impor bahan bakar fosil. Tahun lalu, Jepang menghabiskan 10,7 triliun yen untuk impor energi, sementara 60 hingga 70 persen listrik nasional masih bergantung pada bahan bakar fosil.

Namun penolakan publik di Niigata tetap kuat. Survei pemerintah prefektur menunjukkan 60 persen warga menilai syarat keselamatan belum terpenuhi dan hampir 70 persen meragukan kemampuan TEPCO mengelola PLTN dengan aman. Penolakan banyak dipicu trauma Fukushima.

Gubernur Niigata Hideyo Hanazumi mendukung restart, tetapi mengaku berharap Jepang suatu hari tidak lagi bergantung pada nuklir. Parlemen prefektur akan menggelar pemungutan suara kepercayaan pada hari yang sama, yang dinilai sebagai penentuan politik terakhir sebelum reaktor dinyalakan.

Keputusan Niigata menjadi ujian besar bagi target Jepang melipatgandakan porsi energi nuklir menjadi 20 persen pada 2040, sekaligus penentu arah kebijakan energi nasional di era pasca Fukushima.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news