Pemprov DKI Siapkan Dana Rp 232 Miliar untuk Normalisasi Sungai Ciliwung 2026

Harian MasyarakatPemprov DKI Jakarta mempercepat normalisasi Sungai Ciliwung. Fokus utama berada di Cililitan dan Pangadegan. Dua wilayah ini memiliki total 91 bidang lahan yang mulai dibebaskan. Cililitan memiliki 37 bidang dengan anggaran Rp 111 miliar. Pangadegan memiliki 54 bidang dengan anggaran Rp 121 miliar. Total dana yang disiapkan mencapai Rp 232 miliar.

Gubernur Pramono Anung memastikan pembebasan lahan selesai awal 2026. Pembangunan tanggul akan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memberi dukungan penuh dan menilai kesiapan lahan sebagai faktor penentu.

Pemprov DKI juga menormalisasi Kali Krukut sepanjang 1,3 kilometer untuk meredam banjir di Kemang dan wilayah sekitarnya.

Pada Januari 2026, pemerintah memulai pembangunan kawasan TOD Dukuh Atas. Area di sekitar Ciliwung akan dimanfaatkan sebagai ruang publik tempat warga beraktivitas.

Keputusan percepatan ini muncul karena tekanan waktu semakin jelas. Jakarta memasuki musim hujan yang puncaknya berlangsung hingga Februari. Pemerintah menganggap normalisasi sebagai instrumen paling efektif untuk meminimalkan risiko. Aliran Ciliwung yang melewati kawasan permukiman padat membuat banjir bisa berkembang cepat jika kapasitas sungai tidak diperbaiki.

Ciliwung

Pemprov DKI bergerak di dua jalur. Pembebasan lahan dipercepat. Pembangunan fisik dipersiapkan oleh pemerintah pusat. Strategi ini membuat pekerjaan bisa berjalan tanpa saling menunggu.

Risiko banjir tetap menjadi ancaman utama. Normalisasi Ciliwung dan Krukut menjadi fondasi dari dua kebutuhan itu. Pemerintah berharap pengerjaan yang dimulai tahun depan bisa menghasilkan efek langsung pada keamanan dan kualitas hidup warga.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news