Harian Masyarakat – Industri mobil listrik di Indonesia mencatat lompatan besar sepanjang 2025. Data wholesales Gaikindo menunjukkan distribusi Januari–Oktober 2025 mencapai 69.146 unit.
Puncaknya terjadi pada Oktober 2025. Penjualan mencapai 13.867 unit. Angka ini melonjak hingga 245 persen dibandingkan September yang hanya 4.097 unit.
Dalam data lain, total distribusi mobil listrik Oktober 2025 bahkan tercatat 13.935 unit. Keduanya menunjukkan satu hal. Pasar mobil listrik sedang bergerak menuju fase adopsi massal. Pangsa pasarnya mencapai 18,8 persen dari total penjualan nasional 74.019 unit. Tahun 2024, pangsa pasar mobil listrik baru sekitar 5 persen.
BYD Mendominasi Penjualan Nasional
Dari 69.146 unit yang terdistribusi sepanjang 2025, BYD menjadi pemain paling dominan. Totalnya mencapai 30.670 unit. Subbrand mewahnya, Denza, mencatatkan 6.967 unit. Hampir semua model BYD dan Denza masih berstatus impor dari China.
Beberapa model menonjol di pasar:
- BYD Atto 1 menjadi mobil listrik terlaris 2025 dengan 9.496 unit. Distribusinya baru dimulai Oktober.
- BYD M6 terjual 9.359 unit.
- BYD Sealion 7 mencapai 7.461 unit.
- Denza D9 mengamankan 6.967 unit.
Selain BYD dan Denza, produsen lain yang masuk 10 besar adalah Wuling, Chery, Aion, VinFast, Geely, Hyundai, dan Morris Garage.
Produksi Lokal Mulai Menyodok
Model rakitan lokal mulai masuk persaingan. Chery iCar 03 terjual 5.497 unit dan menjadi salah satu model yang dirakit secara CKD di pabrik PT Handal Indonesia Motor di Bekasi. Wuling juga mengandalkan beberapa model rakitan lokal melalui fasilitas pabriknya di Cikarang.
Beberapa model yang diproduksi atau dirakit di Indonesia:
- Chery iCar 03: 5.497 unit.
- Wuling BinguoEV: 3.696 unit.
- Wuling Air EV: 3.199 unit.
- Geely EX5: 2.021 unit.
10 Mobil Listrik Terlaris Januari–Oktober 2025
- BYD Atto 1: 9.496 unit
- BYD M6: 9.359 unit
- BYD Sealion 07: 7.461 unit
- Denza D9: 6.967 unit
- Chery iCar 03: 5.497 unit
- Wuling BinguoEV: 3.696 unit
- Wuling Air EV: 3.199 unit
- GAC Aion V: 2.584 unit
- Wuling Cloud EV: 2.143 unit
- Geely EX5: 2.021 unit
Rekor Baru Oktober 2025
Bulan Oktober menjadi titik balik besar. Penjualan 13.935 unit mencatat kenaikan 245 persen dibanding September (4.039 unit). Mobil listrik melampaui mobil hybrid yang hanya terjual 5.556 unit.
Beberapa model mencatat distribusi tertinggi pada Oktober:
- BYD Atto 1: 9.396 unit
- Wuling BinguoEV: 625 unit
- BYD M6: 516 unit
- Chery J6: 386 unit
- BYD Sealion 7: 347 unit
- Aion V: 339 unit
- BYD Atto 3: 242 unit
- Denza D9: 192 unit
- Wuling Cloud EV: 188 unit
- Wuling Mitra EV: 185 unit
Faktor Utama Lonjakan Penjualan
Dua hal menjadi pendorong utama:
- Harga mobil listrik semakin bersaing.
- Produsen meluncurkan model baru secara agresif, terutama di segmen city car dan SUV kompak.
Penetrasi pasar menunjukkan konsumen mulai beralih ke kendaraan listrik untuk kebutuhan mobilitas harian. Kualitas produk, jarak tempuh, dan fitur menjadi pertimbangan utama.
Pergeseran Besar di Industri Otomotif Indonesia
Kinerja Oktober 2025 menunjukkan pasar kendaraan listrik sudah memasuki era baru. Produsen besar seperti BYD memperluas dominasi. Produsen lain mulai memperkuat produksi lokal. Angka penjualan yang terus naik memicu dinamika baru dalam industri otomotif Indonesia. Konsumen mendapatkan lebih banyak pilihan. Peluang investasi untuk produksi baterai dan komponen EV juga semakin terbuka.















