spot_img

Tiktoker Sana Yousaf Tewas Karena Menolak Cinta Pria yang Menembaknya

Tiktoker Sana Yousaf (17) asal Pakistan meregang nyawa setelah ditembak di rumahnya oleh pria yang cintanya ditolak.

Polisi Pakistan pada hari Selasa (3/6/2025) dalam pernyataannya mengatakan bahwa seorang pria memasuki rumah keluarga Sana Yousaf sekitar pukul 5 sore pada hari Senin (2/6/2025) dan menembak Sana dua kali di dada.

“Pembunuhan itu terjadi di dalam rumah korban,” kata Petugas Kantor Polisi Malik Asif dari Kantor Polisi Sumbal.

“Tersangka merupakan tamu yang dikenal, yang menunjukkan adanya hubungan pribadi di antara mereka,” ujar Asif.

Sana Yousaf sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi meninggal karena luka-lukanya.

Sementara tersangka disebut berkali-kali mencoba menghubungi Sana dan berkeliaran di luar rumah korban.

“Itu adalah kasus penolakan yang berulang. Anak laki-laki itu mencoba menghubunginya berkali-kali,” kata kepala polisi Islamabad Syed Ali Nasir Rizvi dalam sebuah konferensi pers.

“Itu pembunuhan yang mengerikan dan berdarah dingin,” tambah Rizvi.

Ibu Sana, Farzana Yousaf, mengatakan tersangka memiliki “penampilan yang cerdas, perawakan dan tinggi badan sedang,” dan mengenakan kemeja dan celana hitam.

Syed Ali Nazir RIzvi mengatakan bahwa polisi telah menangkap seorang tersangka di Faisalabad, sebuah kota sekitar 320 km (200 mil) selatan Islamabad, dalam waktu 20 jam setelah pembunuhan tersebut.

Sumber anonim menyebut bahwa tersangka dan Sana Yousaf telah saling kenal selama satu tahun.

Sana Yousaf

Sana Yousaf Memiliki 1,5 Juta Pengikut di TikTok

Sana Yousaf memiliki 1,5 juta pengikut di TikTok dan 500.000 pengikut di Instagram.

Ia mendapatkan popularitas karena konten tentang budaya, hak-hak perempuan, dan pemberdayaan pemuda.

Video-videonya kerap menampilkan cuplikan lucu, pesan-pesan inspiratif, dan wawasan budaya yang menarik perhatian pemirsa mudanya.

Ia juga kerap mengunggah video dirinya yang sedang melakukan lip sync mengikuti lagu.

Dalam video terakhir yang diunggah di akunnya, beberapa jam sebelum pembunuhannya, Sana terlihat sedang memotong kue untuk ulang tahunnya yang ke-17.

Kekerasan terhadap perempuan tersebar luas di Pakistan menurut Komisi Hak Asasi Manusia negara tersebut, dan kasus perempuan yang diserang setelah menolak lamaran pernikahan bukanlah hal yang jarang terjadi.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news