spot_img

Wamen ESDM Tanggapi Rencana TNI Jaga Kilang dan Terminal BBM Pertamina

Harian MasyarakatTNI Angkatan Darat akan menjaga kilang dan terminal BBM Pertamina mulai Desember 2025. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan kilang Pertamina termasuk objek vital negara yang berkaitan dengan kedaulatan, sehingga wajib dilindungi.

“Tugas-tugas pengamanan instalasi strategis, khususnya yang dimiliki oleh Pertamina, ini juga bagian dari operasi militer selain perang,” ujarnya.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mendukung langkah tersebut. Ia menyebut keterlibatan ini merupakan kondisi yang sesuai dengan status aset Pertamina. “Jadi untuk penugasan TNI, ini kan merupakan objek vital nasional. Jadi objek vital nasional itu kan harus diamankan. Ya termasuk pengamanannya dari TNI-Polri,” tegas Yuliot.

Ia juga menegaskan keterlibatan aparat bukan hanya untuk Pertamina, tetapi juga untuk penertiban kegiatan energi ilegal. “Untuk tambang ilegal itu kan kegiatannya adalah terintegrasi antara APH, Kementerian ESDM, dan juga kementerian/lembaga terkait. Jadi, ya seluruhnya yang terkait itu harus terlibat,” jelasnya.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Kolonel Donny Pramono menjelaskan pengamanan bertujuan mencegah sabotase dan ancaman terhadap kepentingan nasional. Namun TNI belum menerima instruksi detail mengenai satuan dan pola penjagaan.

Pemerintah juga menyiapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk memperkuat pengamanan industri strategis. Lebih dari 100 batalyon sudah terbentuk dan akan terus bertambah setiap tahun.

Dengan penugasan ini, pemerintah memastikan instalasi Pertamina tetap aman agar pasokan BBM berjalan lancar dan tidak mengganggu kepentingan publik.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news