spot_img

UMP 2026 Diumumkan Hari Ini? Cek Perkiraan Kenaikannya di Seluruh Provinsi

Harian Masyarakat – Pemerintah akan mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 hari ini, Selasa 16 Desember. Kepastian ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli setelah Rancangan Peraturan Pemerintah tentang pengupahan dinyatakan hampir rampung dan tinggal menunggu tanda tangan Presiden.

“Insyaallah saya umumkan besok. UMP RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) sudah di meja Pak Presiden tinggal ditandatangani,” kata Yassierli di Istana Presiden, kemarin, Senin (15/12/2025).

Ia menegaskan pemerintah ingin menghadirkan kepastian sekaligus sistem pengupahan yang lebih terukur bagi buruh dan pelaku usaha.

Kebijakan UMP 2026 membawa perubahan utama pada mekanisme penetapan upah. Pemerintah tidak lagi menggunakan satu angka kenaikan. Skema baru memakai rentang penyesuaian agar pemerintah daerah dapat menetapkan UMP sesuai kondisi ekonomi dan kebutuhan hidup layak di masing masing wilayah.

Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban mengaku memperoleh informasi bahwa kenaikan UMP 2026 hanya sekitar 3,5 persen.

“Informasi yang kita dapatkan mengatakan kenaikan UMP 2026 hanya 3,5%. Kemungkinan diskresi presiden akan berlaku lagi,” kata Elly kepada Bisnis belum lama ini.

Perkiraan serupa juga disampaikan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Andi Gani Nena Wea. Ia menyebut kenaikan UMP 2026 lebih rendah dibandingkan kenaikan UMP 2025 yang mencapai 6,5 persen.

“Bocoran 2 hari yang lalu dari sumber yang sangat terpercaya dan saya sudah berhitung. Memang secara kalkulasi, upahnya menurun,” kata Andi di Jakarta pada Kamis (4/12/2025).

Sebagai catatan, pada 2025 pemerintah menetapkan kenaikan UMP sebesar 6,5 persen. Dari 38 provinsi, rata-rata upah minimum nasional tercatat Rp3.315.761. UMP tertinggi berada di DKI Jakarta sebesar Rp5.396.761, sedangkan UMP terendah di Jawa Tengah sebesar Rp2.169.349.

Estimasi UMP 2026 Jika Naik 3 Persen

  • Aceh: Rp3.685.616 → Rp3.796.184
  • Sumatra Utara: Rp2.992.559 → Rp3.082.335
  • Riau: Rp3.508.776 → Rp3.614.039
  • Jambi: Rp3.234.535 → Rp3.331.571
  • Sumatra Selatan: Rp3.681.571 → Rp3.792.018
  • Bengkulu: Rp2.670.039 → Rp2.750.140
  • Lampung: Rp2.893.070 → Rp2.979.862
  • Bangka Belitung: Rp3.876.600 → Rp3.992.898
  • Kepulauan Riau: Rp3.623.654 → Rp3.732.363
  • DKI Jakarta: Rp5.396.761 → Rp5.558.663
  • Jawa Barat: Rp2.191.232 → Rp2.256.968
  • Jawa Tengah: Rp2.169.349 → Rp2.234.429
  • DI Yogyakarta: Rp2.264.080 → Rp2.332.002
  • Jawa Timur: Rp2.305.985 → Rp2.375.164
  • Banten: Rp2.905.119 → Rp2.992.272
  • Bali: Rp2.996.561 → Rp3.086.457
  • NTB: Rp2.602.931 → Rp2.681.019
  • NTT: Rp2.328.969 → Rp2.398.838
  • Kalimantan Barat: Rp2.878.286 → Rp2.964.634
  • Kalimantan Tengah: Rp3.473.621 → Rp3.577.830
  • Kalimantan Selatan: Rp3.496.195 → Rp3.601.080
  • Kalimantan Timur: Rp3.579.313 → Rp3.686.692
  • Kalimantan Utara: Rp3.580.160 → Rp3.687.564
  • Sulawesi Utara: Rp3.775.425 → Rp3.888.687
  • Sulawesi Tengah: Rp2.915.000 → Rp3.002.450
  • Sulawesi Selatan: Rp3.657.527 → Rp3.767.252
  • Sulawesi Tenggara: Rp3.073.551 → Rp3.165.757
  • Gorontalo: Rp3.221.731 → Rp3.318.382
  • Sulawesi Barat: Rp3.104.430 → Rp3.197.562
  • Maluku: Rp3.141.700 → Rp3.235.951
  • Maluku Utara: Rp3.408.000 → Rp3.510.240
  • Papua Barat: Rp3.615.000 → Rp3.723.450
  • Papua Barat Daya: Rp3.614.000 → Rp3.722.420
  • Papua: Rp4.285.850 → Rp4.414.425
  • Papua Selatan: Rp4.285.850 → Rp4.414.425
  • Papua Tengah: Rp4.285.848 → Rp4.414.423
  • Papua Pegunungan: Rp4.285.850 → Rp4.414.425

Estimasi UMP 2026 Jika Naik 6 Persen

  • Aceh: Rp3.685.616 → Rp3.906.752
  • Sumatra Utara: Rp2.992.559 → Rp3.172.112
  • Sumatra Barat: Rp2.994.193 → Rp3.173.844
  • Riau: Rp3.508.776 → Rp3.719.302
  • Jambi: Rp3.234.535 → Rp3.428.607
  • Sumatra Selatan: Rp3.681.571 → Rp3.902.465
  • Bengkulu: Rp2.670.039 → Rp2.830.241
  • Lampung: Rp2.893.070 → Rp3.066.654
  • Bangka Belitung: Rp3.876.600 → Rp4.109.196
  • Kepulauan Riau: Rp3.623.654 → Rp3.841.073
  • DKI Jakarta: Rp5.396.761 → Rp5.720.566
  • Jawa Barat: Rp2.191.232 → Rp2.322.705
  • Jawa Tengah: Rp2.169.349 → Rp2.299.509
  • DI Yogyakarta: Rp2.264.080 → Rp2.399.924
  • Jawa Timur: Rp2.305.985 → Rp2.444.344
  • Banten: Rp2.905.119 → Rp3.079.426
  • Bali: Rp2.996.561 → Rp3.176.354
  • NTB: Rp2.602.931 → Rp2.759.107
  • NTT: Rp2.328.969 → Rp2.468.707
  • Kalimantan Barat: Rp2.878.286 → Rp3.050.983
  • Kalimantan Tengah: Rp3.473.621 → Rp3.681.038
  • Kalimantan Selatan: Rp3.496.195 → Rp3.705.966
  • Kalimantan Timur: Rp3.579.313 → Rp3.794.071
  • Kalimantan Utara: Rp3.580.160 → Rp3.794.969
  • Sulawesi Utara: Rp3.775.425 → Rp4.001.950
  • Sulawesi Tengah: Rp2.915.000 → Rp3.089.900
  • Sulawesi Selatan: Rp3.657.527 → Rp3.876.978
  • Sulawesi Tenggara: Rp3.073.551 → Rp3.257.964
  • Gorontalo: Rp3.221.731 → Rp3.415.034
  • Sulawesi Barat: Rp3.104.430 → Rp3.290.695
  • Maluku: Rp3.141.700 → Rp3.330.202
  • Maluku Utara: Rp3.408.000 → Rp3.612.480
  • Papua Barat: Rp3.615.000 → Rp3.831.900
  • Papua Barat Daya: Rp3.614.000 → Rp3.830.840
  • Papua: Rp4.285.850 → Rp4.543.001
  • Papua Selatan: Rp4.285.850 → Rp4.543.001
  • Papua Tengah: Rp4.285.848 → Rp4.542.998
  • Papua Pegunungan: Rp4.285.850 → Rp4.543.001

Pemerintah juga memastikan pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi dengan memperkuat peran Dewan Pengupahan Daerah. Proses penetapan upah diarahkan agar lebih partisipatif dan mencerminkan kondisi riil daerah.

Meski diumumkan hari ini, pemerintah belum membuka angka kenaikan UMP 2026. Yassierli meminta semua pihak menunggu pengumuman resmi setelah aturan disahkan.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news