spot_img

Bupati Aceh Selatan Berangkat Umrah Saat Bencana, Prabowo Minta Mendagri Segera Proses Pencopotan

Harian Masyarakat – Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menjadi sorotan setelah berangkat umrah bersama keluarganya ketika banjir dan longsor masih berlangsung di wilayahnya pada awal Desember 2025. Ia berangkat tanpa izin karena permohonannya ditolak Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan pemerintah pusat menindaklanjuti kasus ini.

“Diagendakan Bupati akan diperiksa besok kalau memang sudah tiba,” ujar Bima, Minggu (7/12/2025).

Ia menambahkan bahwa hingga Minggu sore, Mirwan masih dalam perjalanan pulang dari Arab Saudi. Menurutnya, tim inspektur khusus sudah lebih dulu meminta keterangan dari jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. “Tim inspektur khusus sudah turun dan meminta keterangan dari jajaran Pemkab,” kata Bima, Minggu (7/12/2025).

Setelah Terbitkan Surat Tak Mampu Atasi Banjir Bupati Aceh Selatan Terbang Umrah 1966373818

Gerindra mengambil langkah cepat. Sekjen Gerindra Sugiono menyampaikan keputusan partai pada Jumat 5 Desember 2025. Ia menyatakan bahwa DPP Gerindra memutuskan memberhentikan Mirwan dari posisi Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan.

Presiden Prabowo Subianto menyinggung hal ini dalam rapat penanganan bencana di Banda Aceh pada Minggu 7 Desember 2025. Ia lalu meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mencopot kepala daerah yang meninggalkan wilayah saat bencana.

“Kalau ada yang mau lari, lari saja enggak apa-apa. Copot,” kata Prabowo dalam kutipan yang dirilis Senin 8 Desember 2025. Ia menyamakan tindakan itu dengan disersi dalam masa bahaya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyampaikan penjelasan bahwa Mirwan sudah meninjau daerah terdampak sebelum berangkat. Mereka menyatakan bahwa ia ikut mengantar logistik secara langsung. Namun keputusan berangkat tetap memunculkan pertanyaan mengenai tanggung jawab seorang kepala daerah saat wilayahnya berada dalam situasi darurat.

Pemeriksaan Kemendagri masih berjalan. Status politik Mirwan sudah dicabut oleh partainya. Perhatian publik kini tertuju pada hasil pemeriksaan dan langkah lanjutan pemerintah pusat terhadap kasus ini.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news