spot_img

Harga Pangan Naik Jelang Nataru: Cabai Rp80 Ribu, Telur Tembus Rp32 Ribu

Harian Masyarakat – Tekanan harga bahan pangan mulai terasa menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Kenaikan muncul di banyak daerah. Data resmi PIHPS menunjukkan pergerakan harga terjadi di tingkat pedagang eceran. Situasi ini langsung berdampak pada belanja rumah tangga.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat kondisi tersebut secara rinci. Data dikelola Bank Indonesia. Angka-angka ini memberi gambaran nyata kondisi pasar saat ini.

Harga pangan mulai naik jelang Natal dan Tahun Baru. Kenaikan terasa di tingkat pedagang eceran dan langsung menekan belanja rumah tangga. Data berasal dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional yang dikelola Bank Indonesia.

Cabai jadi komoditas termahal.

Cabai rawit merah Rp80.800 per kilogram.
Cabai merah keriting Rp64.650 per kilogram.
Cabai rawit hijau Rp61.250 per kilogram.
Cabai merah besar Rp57.850 per kilogram.

Telur ayam ras ikut naik.

Harga Rp32.800 per kilogram.

Bawang tetap mahal.

Bawang merah Rp52.950 per kilogram.
Bawang putih Rp39.950 per kilogram.

Beras bervariasi sesuai kualitas.

Beras bawah Rp14.350 sampai Rp14.400 per kilogram.
Beras medium Rp15.750 sampai Rp15.900 per kilogram.
Beras super Rp16.600 sampai Rp17.100 per kilogram.

Protein hewani masih tinggi.

Daging ayam ras Rp41.450 per kilogram.
Daging sapi kualitas I Rp141.100 per kilogram.
Daging sapi kualitas II Rp133.100 per kilogram.

Gula dan minyak goreng ikut terpantau.

Gula premium Rp19.800 per kilogram.
Gula lokal Rp18.150 per kilogram.
Minyak goreng curah Rp18.800 per liter.
Minyak kemasan Rp21.500 sampai Rp22.500 per liter.

Data ini menggambarkan kondisi pasar pangan nasional menjelang periode liburan. Kenaikan harga terjadi di banyak komoditas utama. Informasi ini bisa menjadi acuan bagi Anda untuk mengatur belanja dan menyesuaikan kebutuhan harian secara lebih terukur.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news