spot_img

Efek Penggunaan Ponsel, Kerutan Leher Muncul Lebih Cepat: ‘Tech Neck’ Jadi Masalah Baru Pengguna Smartphone

Harian MasyarakatPenggunaan smartphone yang bisa mencapai lebih dari lima jam setiap hari dan menunduk berulang saat menatap gawai menciptakan masalah kulit yang banyak orang tidak sadari.

Para dermatologist menyebut kondisi ini sebagai tech neck. Kasusnya meningkat pada pengguna segala usia.

Tech neck muncul ketika leher terus-menerus menekuk saat melihat ponsel atau laptop. Kulit leher lebih tipis dan sensitif. Area ini lebih cepat kehilangan elastisitas. Garis-garis halus dan lipatan horizontal mulai tampak. Pada sebagian orang, kulit juga terlihat mengendur.

Dr. Helen He dari Mount Sinai Clinique Healthy Skin Dermatology Center menjelaskan bahwa jumlah pasien yang mengeluh kulit leher mengendur semakin banyak termasuk pasien muda. Ia melihat kerutan horizontal yang muncul lebih cepat dari usia seharusnya.

Dr. Jacob Beer dari West Palm Beach memberi catatan serupa. Menurutnya, pasien muda dan paruh baya sering datang dengan garis-garis leher yang lebih dalam. Kombinasi paparan matahari dan kebiasaan menunduk memperburuk kondisi tersebut.

Tanda-Tanda Tech Neck

Tiap orang bisa memiliki tampilan kerusakan yang berbeda. Namun pola umum yang sering muncul meliputi
• Garis-garis horizontal di leher
• Kulit tampak mengendur
• Tekstur kulit yang tidak merata
• Kerutan yang semakin terlihat saat menunduk

Cara Menghindari Tech Neck

Perubahan kebiasaan menjadi langkah awal yang paling mudah. Dr. Helen menyarankan kamu menaikkan posisi layar agar sejajar dengan mata. Leher tidak terus-menerus menekuk dan tekanan pada otot berkurang.

Rutinitas skincare berperan penting. Tiga produk dasar yang wajib dipakai setiap hari meliputi pembersih lembut, pelembap yang memberi hidrasi, dan sunscreen. Bahan aktif seperti retinoid, peptide, hyaluronic acid, serta antioksidan bisa membantu agar terhendiar dari tech neck menjaga kualitas kulit leher.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah memakai sunscreen hanya pada wajah. Dr. Jacob menegaskan bahwa leher jauh lebih rentan penuaan. Jika kamu melewatkan area ini, warna kulit wajah dan leher bisa terlihat tidak seragam.

Pilihan Perawatan untuk Mengatasi Kerusakan

Perlindungan kulit menjadi prinsip utama. Namun bagi kamu yang ingin hasil lebih terlihat, ada beberapa perawatan klinik yang efektif.

Dr. Helen menyebut teknologi ultrasound dan radiofrequency sebagai dua perawatan yang dapat mengencangkan kulit dan merangsang produksi kolagen dan elastin baru. Keduanya membantu mengurangi tampilan kulit yang kendur.

Jika kamu mencari perawatan yang lebih ringan, chemical peeling bisa menjadi pilihan. Hasilnya tidak sebesar prosedur berbasis energi, tetapi peeling memberi perbaikan bertahap. Frekuensi satu sampai dua bulan sekali cukup untuk menjaga tekstur kulit.

Kebiasaan menunduk saat memakai gawai menciptakan perubahan nyata pada kulit leher. Kerutan muncul lebih cepat. Kulit bisa kehilangan kekencangan. Postur yang tepat, sunscreen, skincare harian, dan pilihan perawatan klinik menjadi langkah yang membantu kamu mengelola masalah ini.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news